Anggita Rahma Shela, Dandy Rayhan Kharisma
Universitas AlAzhar Indonesia
Juara 1 Penulisan Opini pada Thematic Communication Festival 2023 diselenggarakan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi Korwil Jabodetabek bekerjasama dengan Politeknik Negeri Media Kreatif
JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan menggelar pesta demokrasi dengan menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu telah dilaksanakan sejak tahun 1955 hingga yang terakhir kali pada tahun 2019.
Pada 2024 nanti, pemilu yang akan diselenggarakan antara lain pemilihan Presiden, pemilihan Legislatif, dan pemilihan Kepala Daerah. Setiap pagelaran Pemilu, dibutuhkan dan diwajibkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya, adanya partisipasi ini dianggap sebagai bentuk penggunaan hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam menggunakan hak suaranya untuk memilih.
Kini, masing-masing Bakal Calon Presiden (Bacapres) semakin menunjukkan eksistensinya di hadapan masyarakat. Tampil di beragam acara televisi, media sosial maupun medial digital telah dilakukan oleh Bacapres, seperti yang dilakukan terbaru di acara Mata Najwa yang berkolaborasi antara Narasi TV dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam program Mata Najwa on Stage “Bacapres Bicara Gagasan”.
Adu gagasan yang dilakukan oleh Bacapres tersebut dilakukan secara terbuka di hadapan pakar politik, dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang digelar di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan disiarkan secara live di Youtube yang dapat diakses oleh semua kalangan di segala penjuru.
Negara Demokrasi
“Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” merupakan kalimat masyhur yang diungkapkan oleh Abraham Lincoln, menandakan bahwa rakyat diharuskan terlibat dan berkontribusi dalam setiap aspek pemerintahan. Dalam negara demokrasi, setidaknya terdapat empat ciri sebagai tanda suatu bangsa menganut sistem demokrasi, yaitu: pemilu; partisipasi warga negara; equality, kebebasan berpendapat.