Sosialisasi pemilu, peran ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat, generasi muda yang dianggap sudah memiliki latar belakang akan isu-isu pemilu diharapkan bisa membagikan ilmunya kepada generasi muda lain hingga masyarakat luas agar mengetahui dan memahami makna pemilu sebenarnya;
Pendidikan pemilih, pendidikan pemilih dimaksudkan agar pemilih memiliki dasar-dasar pengetahuan akan pentingnya pemilu dalam negara demokrasi;
Survei atau jajak pendapat terkait pemilu, dalam hal ini generasi muda setidaknya bisa melakukan atau paling tidak membaca terkait hasil survei atau tulisan-tulisan yang berisikan data-data yang merujuk pada pemilu 2024 nanti;
Penghitungan cepat hasil pemilu, generasi muda diharapkan juga dapat menghadiri penghitungan pada hasil pemilu nantinya di tempat pemilihan umum masing-masing.
Peran-peran yang seharusnya dilakukan oleh generasi muda, khususnya pemilih pemula adalah berpartisipasi secara aktif dan semaksimal mungkin, tidak hanya sekedar menggunakan hak pilihnya tetapi juga ikut andil dalam tahapan pemilu 2024. Namun, penyelenggara pemilu, misalnya seperti KPU juga harus memberikan wadah kepada para generasi muda untuk bisa memaksimalkan kontribusinya.
Penyelenggara pemilu harus memberikan sosialiasi dan edukasi secara masif agar generasi muda tergerak untuk tertarik mengkuti tahapan pemilu 2024. Sehingga jika antara penyelenggara pemilu dan generasi muda bersinergi bersama, tentunya diharapkan pelaksanaan pemilu 2024 tidak hanya sekadar menggunakan hak suara, melainkan sebagai wadah untuk menciptakan semangat nasionalisme untuk persatuan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa di masa yang akan datang.
Anggita Rahma Shela, Dandy Rayhan Kharisma
Universitas AlAzhar Indonesia
Juara 1 Penulisan Opini pada Thematic Communication Festival 2023 diselenggarakan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi Korwil Jabodetabek bekerjasama dengan Politeknik Negeri Media Kreatif