Sejumlah data menyebutkan bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2024 didominasi dari kelompok generasi millenial dan generasi Z. Merujuk dari data yang diperlihatkan oleh Kompas.com, tercatat bahwa pemilih yang termasuk kalangan dari generasi Z berjumlah sebanyak 46,8 juta atau sekitar 22,8 persen, dan pemilih kalangan generasi milenial sebanyak 68,8 juta atau 33,6 persen.
Hal ini menandakan bahwa pada pemilu 2024 nanti didominasi besar oleh generasi muda bangsa Indonesia. Pemilih pemula menjadi salah satu perhatian utama dalam rangkaian pemilu, pemilih pemula dinilai memiliki perilaku dengan antusiasme tinggi dalam menentukan pilihannya.
Pemilih pemula dijelaskan oleh I Gede Suka Astreawan dalam tulisannya di Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemilih dengan pilihan politiknya dipengaruhi oleh motivasi ideologis tertentu dan lebih didorong oleh konteks dinamika lingkungan politik lokal. Pemilih pemula juga diyakini sebagai pemilih dengan sikap labil atau tidak stabil dalam menentukan pilihannya, sehingga sejauh mana pemilih pemula dapat melibatkan dirinya pada pemilu 2024 nanti.
Dalam sebuah survei jajak pendapat sederhana yang dilakukan oleh penulis kepada 100 mahasiswa semester tujuh di Jabodetabek sebagai pemilih pemula dalam pemilu 2024, dalam survei tersebut mendapatkan hasil bahwa 95 persen responden akan menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 nanti.
Selain itu, terdapat angka sebesar 48 persen yang menunjukkan bahwa mahasiswa semester tujuh merasa cukup antusias dalam menggunakan hak pilih pertamanya, seperti pada grafik dibawah ini: