Peneliti ITS Sebut Ada Ancaman Lain dari Erupsi Gunung Semeru, Apa Itu?

Neneng Zubaedah
Korban meninggal dunia akibat Gunung Semeru meletus sebanyak 34 orang (Foto : Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Peneliti senior dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjelaskan adanya ancaman lain dari erupsi gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) lalu. Apa itu?

Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi, Kebencanaan, dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) ITS Amien Widodo mengatakan pada dasarnya erupsi gunung Semeru mengeluarkan dua hal, yakni awan panas dan banjir lahar. Awan panas memiliki kecepatan hingga 200 kilometer per jam dan bisa mencapai suhu melebihi 100 derajat celcius.

Suhu tersebut berdampak pada terbakarnya pohon di daerah aliran sungai. Untuk itu, kata Amien, perlu adanya kewaspadaan yang tinggi untuk penduduk sekitar terutama yang berada di tepi sungai. 

“Kami harap adanya komunikasi antara penduduk daerah hulu dengan hilir saat terjadi erupsi, seperti diadakan tombol bahaya bencana,” katanya melalui siaran pers, Jumat (17/12/2021)

Ancaman Lain dari Erupsi Gunung Semeru

Amien dan tim melakukan kajian untuk mengetahui rekomendasi penanggulangan bencana di masa depan. Adapun, survei yang dilakukan meliputi geologi, vulkanologi, hidrologi, pemetaan kawasan terdampak, dan survei drone.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Buletin
1 bulan lalu

Hujan Abu Gunung Semeru Tutupi Jembatan Keladak Perak, Lalu Lintas Buka Tutup

Buletin
1 bulan lalu

BNPB Larang Wisata Bencana di Kawasan Erupsi Gunung Semeru

Nasional
1 bulan lalu

Gunung Semeru Meletus Muntahkan Kolom Abu 1 Km, Warga Diimbau Patuhi Zona Terlarang

Buletin
1 bulan lalu

Detik-Detik Lahar Dingin Semeru Terjang Gladak Perak Lumajang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal