Peneliti ITS Sebut Ada Ancaman Lain dari Erupsi Gunung Semeru, Apa Itu?

Neneng Zubaedah
Korban meninggal dunia akibat Gunung Semeru meletus sebanyak 34 orang (Foto : Istimewa)

Anggota tim lainnya M Haris Miftakhul Fajar mengingatkan bencana erupsi Gunung Semeru bukan saatnya saling menyalahkan. Namun, saatnya memaksimalkan peran masing-masing stakeholder yang ada. 

“Selain itu, kita juga harus evaluasi terkait early warning system, proses mitigasi bencana, dan sosialisasi kepada penduduk,” tandasnya. 

Untuk early warning system, menurut dosen Teknik Geofisika ITS ini, perlu melengkapi pengamatan visual dengan kamera termal yang bisa menangkap awan panas pada volume yang besar. 

“Sebagai akademisi, kami juga perlu melakukan penelitian terkait tipe erupsi Gunung Semeru ini,” pungkas dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Peneliti Hubungan Internasional Ungkap Alasan Model United Nations Harus Populer di Indonesia

Nasional
2 bulan lalu

Wamendikti Stella Ungkap Dana Riset Naik 218 Persen pada Setahun Kepemimpinan Prabowo

Buletin
4 bulan lalu

Hujan Abu Gunung Semeru Tutupi Jembatan Keladak Perak, Lalu Lintas Buka Tutup

Buletin
4 bulan lalu

BNPB Larang Wisata Bencana di Kawasan Erupsi Gunung Semeru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal