Penjelasan Bos Danantara soal Rencana Pemerintah Bentuk BUMN Tekstil

Iqbal Dwi Purnama
CEO Danantara Rosan Perkasa Roelani. (Foto: Binti Mufarida)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah mengkaji opsi pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) baru di sektor tekstil. Hal ini sebagai bagian dari strategi memperkuat industri padat karya sekaligus menangani perusahaan tekstil yang masuk kategori aset bermasalah.

Terkait rencana tersebut, CEO Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan, setiap keputusan investasi yang dilakukan pemerintah selalu melalui feasibility study dan asesmen menyeluruh, baik dari sisi bisnis, pasar, maupun dampak sosial ekonomi. 

Namun, dalam kasus tertentu, pemerintah membuka ruang untuk tetap masuk pada proyek dengan tingkat pengembalian lebih rendah, selama manfaat terhadap penyerapan tenaga kerja dinilai sangat besar.

"Tentunya juga kita kan ada kriteria-kriteria atau parameter-parameter yang harus kita penuhi. Termasuk juga parameter yang kita masuk itu adalah lapangan pekerjaan," kata Rosan usai konferensi pers Realisasi Investasi 2025 di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, sektor tekstil memiliki karakteristik sebagai industri padat karya yang berperan penting bagi perekonomian daerah. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Prabowo Mau Bentuk BUMN Tekstil, Danantara Siapkan Modal Rp100 Triliun

Nasional
25 hari lalu

RI-Eurasia Teken Kesepakatan Perdagangan Bebas, Perluas Pasar Sawit hingga Tekstil

Nasional
3 bulan lalu

DPR Dukung Purbaya Setop Impor Pakaian Bekas, Angin Segar Industri Tekstil Nasional

Photo
3 bulan lalu

Indonesia Bangun Ekosistem Tekstil Sirkular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal