Penjelasan Kepala Rutan Cipinang soal Temuan Blok Khusus Setya Novanto

Antara
Terpidana kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto. (Foto: Sindo Media).

JAKARTA, iNews.id - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Hendra Eka Putra menjelaskan mengenai blok khusus yang ditemukan oleh Ombudsman saat inspeksi mendadak (sidak), Minggu (29/12/2019). Blok tersebut untuk tahanan yang memiliki penyakit jantung dan hepatitis serta penyakit menular seperti TBC.

Dia menilai tahanan yang mengidap penyakit tersebut tidak mungkin digabung dengan narapidana lainnya. Sementara, blok untuk terpidana kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto diakui memang disiapkan khusus, namun bersifat sementara.

"Tidak khusus untuk dia (Setya Novanto) sendiri, ada beberapa orang (yang menempati blok khusus) sekitar 45 orang," ujar Hendra di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (29/12/2019).

Dia menuturkan, mantan Ketua Umum Partai Golkar yang biasa disapa Setnov itu diketahui sakit jantung dan komplikasi beberapa penyakit berdasarkan rekam jejak yang diberikan dokter. Atas pertimbangan tersebut di tempatkan di blok khusus.

Menurutnya, Setya Novanto tiba di Rutan Cipinang Kamis (26/12/2019) pukul 08.00 WIB. Sementara pukul 10.00 WIB dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto, sehingga tidak sempat menginap di Rutan Cipinang.

"Jadi tidak sempat menginap di Cipinang karena langsung ke RSPAD dan dikawal dua orang anggota saya," katanya.

Sebelumnya, Ombudsman saat sidak ke Rutan Cipinang melihat langsung ruang tahanan untuk Setya Novanto di blok khusus. Ombudsman mempertanyakan apa kualifikasi seorang tahanan di tempatkan di blok khusus termasuk Setya Novanto.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Bos Tambang Beri Rp1 Miliar ke Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto, Atur Hasil Audit

23 hari lalu

DPR Tetapkan Wahidah Suaib PAW Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto

2 bulan lalu

Hotman Sebut Razman Nasution Sudah Dijebloskan ke Rutan Cipinang

2 bulan lalu

Didakwa Terima Rp4,8 Miliar, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto: Saya Tak Menerima Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal