Peran Oknum Polisi di Kasus Sindikat Jual Ginjal, Rintangi Penyidikan hingga Peras Pelaku

Irfan Ma'ruf
Barang bukti kasus sindikat jual ginjal (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Oknum polisi berinisal Aipda M terseret kasus sindikat jual ginjal dari Bekasi ke Kamboja. Dia menjadi satu-satunya anggota Polri dari 12 tersangka yang dirilis Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini, Aipda M berperan merintangi proses penyidikan. Dia juga meminta uang Rp612 juta kepada para pelaku agar kasus ini tidak dibongkar. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan Aipda M memerintahkan sindikat untuk membuang telepon genggam hingga berpindah-pindah lokasi.

"Dengan cara suruh buang handphone, berpindah tempat, yang pada intinya menghindari pengejaran pihak kepolisian," kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/7/2023). 

Aipda M juga menipu para sindikat bahwa dia bisa membantu menghentikan kasus ini. Dia meraup keuntungan ratusan juta dari aksi menipu tersangka lain tersebut. 

"Yang bersangkutan menerima uang sejumlah Rp612 juta, ini menipu pelaku-pelaku, menyatakan yang bersangkutan bisa urus agar tidak dilanjutkan kasusnya," ujar Hengki

Atas perbuatannya, Aipda M dikenakan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Juncto Pasal 221 ayat (1) KUHP.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya membongkar kasus penjualan organ tubuh bagian ginjal jaringan Indonesia-Kamboja. Polda Metro Jaya menetapkan 12 orang sebagai tersangka.

"Ada 12 tersangka," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Kedudukan Polri di Bawah Presiden Dinilai Tepat, Cegah Pelemahan Institusi

Nasional
11 jam lalu

Polri Pastikan Riza Chalid Hanya Punya Paspor Indonesia, Lokasi Sudah Diketahui

Megapolitan
8 jam lalu

Daftar 9 Pelanggaran Lalin yang bakal Ditindak selama Operasi Keselamatan Jaya 2026

Nasional
23 jam lalu

Berkas Perkara Dikembalikan Jaksa, Kubu Roy Suryo: Berarti Belum Penuhi Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal