Perindo Minta Kematian Remaja Diduga Dianiaya Polisi di Padang Diusut Tuntas

Widya Michella
Polisi mengolah TKP kasus tewasnya pelajar SMP di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Bidang Sosial dan Kebencanaan Partai Perindo Sri Gusni Febriasari meminta pemerintah untuk mengusut tuntas kematian bocah AM (13) diduga dianiaya polisi yang jasadnya ditemukan di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Kejadian ini memperlihatkan anak-anak rentan terhadap tindak kekerasan. 

"Bagian ini memperlihatkan anak-anak kita hari ini benar-benar darurat terhadap tindak kekerasan. Anak-anak mengalami tindak kekerasan, terduga dilakukan oleh salah satu APH (aparat penegak hukum) yang seharusnya aparat entitas yang melindungi," kata Gusni.

Jubir Muda Perindo itu memastikan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dia berharap peristiwa pilu itu tidak terulang.

"Kita akan terus kawal, masyarakat harus benar-benar harus bisa mengawal mengusut sampai tuntas jangan sampai terulang lagi. Ini jadi pengingat bagi para APH mereka benar-benar diberikan edukasi yang sama terkait dengan perlindungan anak," katanya.

Menurut dia, anak-anak tidak boleh  mendapatkan kekerasan fisik maupun seksual hingga perundungan yang  berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
5 hari lalu

Dukung Penuh Sekolah Rakyat Papua, Dody Toisuta Minta Alokasi Rp1 Triliun Tepat Sasaran

6 hari lalu

Hadiri HUT ke-28 PAN, Perindo Dorong Sinergi Bantu Masyarakat

8 hari lalu

Partai Perindo: Wacana PT 5% Abaikan Putusan MK dan Proporsionalitas Pemilu

15 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Perayaan HUT ke-25 Demokrat, Ajak Semua Parpol Bangun Iklim Politik Kondusif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal