Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS

Rohman Wibowo
Nilai tukar rupiah ditutup naik 0,3 persen ke Rp17.694 per dolar AS pada perdagangan, Jumat (21/8/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Selain kondisi neraca transaksi berjalan, pasar juga mewaspadai potensi tekanan inflasi pangan akibat anomali iklim.

Ibrahim mengatakan, fenomena El Niño berpotensi mengganggu produktivitas pertanian nasional apabila tidak diantisipasi dengan baik. Penurunan produksi dapat memengaruhi pasokan sejumlah komoditas pangan dan pada akhirnya menekan daya beli masyarakat.

"Kekhawatiran terhadap inflasi pangan akibat El Niño sangat beralasan karena fenomena kekeringan panjang dapat menurunkan produksi pertanian, sehingga pasokan beras dan komoditas lain berkurang. Kondisi tersebut memicu lonjakan harga barang yang pada akhirnya berisiko menggerus daya beli serta tingkat kepercayaan masyarakat," kata dia.

Dengan mempertimbangkan sentimen penurunan yield Treasury AS, solidnya pertumbuhan kredit perbankan, serta risiko dari dinamika pangan dan transaksi berjalan, rupiah dinilai masih memiliki ruang untuk menguat.

Untuk perdagangan Senin pekan depan, mata uang rupiah diprediksi fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp17.640 hingga Rp17.700 per dolar AS. Sedangkan untuk perdagangan sepekan, rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp17.600 sampai Rp17.900 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Prabowo Targetkan Rupiah Rp17.500 per Dolar AS di 2027

9 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

10 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS

11 hari lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal