Persoalan Keamanan Data dan Upaya Perlindungannya

iNews
Arifin Lambaga, Praktisi dan Pemerhati Industri Testing, Inspection, Certification (TIC)  (Foto: Dok Pribadi)

Arifin Lambaga
Praktisi dan Pemerhati Industri Testing, Inspection, Certification (TIC)
Presiden Direktur Mutuagung Lestari 

DATA di era digital, merupakan material penting dan bernilai. Demikian penting nilainya, data diperlakukan selayaknya material tambang minyak, nikel dan emas. Akibat posisinya yang menanjak penting itu, data terus diburu, diperebutkan dan dikuasai dengan berbagai cara. Sementara pemanfaatannya yang makin beragam, menghasilkan pertumbuhan ekonomi. 

Data yang kemudian dijuluki “new oil”, benar-benar menggeser posisi minyak yang dominasi kepemilikannya oleh negara-negara Timur Tengah, sebagai andalan persaingan. Dominasi ini menyebabkan ekonom negara-negara kapitalis berpikir, jika minyak tetap jadi andalan persaingan, negara-negara kapitalis tak akan pernah memenangkan persaingan. Keleluasaan berpolitiknya juga terhambat. Negara-negara dengan sumber minyak berlimpah, dapat menekan negara lain menyesuaikan kebijakan dalam negerinya. Ini dilakukan lewat ancaman pengurangan pasokan minyak agar negara yang diancam, mengeluarkan kebijakan yang sesuai kepentingan negara penekan. 

Minyak jadi alat politik yang ampuh. Karenanya perlu ditemukan sumber persaingan baru, agar negara-negara tak dominan minyak tak tunduk pada dominasi minyak. Pemikiran ini mengantar data menjadi material andalan persaingan saat ini.

Posisi data yang menggeser kedudukan minyak, senada dengan pernyataan Agnes Budzyn, 2019, dalam “Data is The Oil of The Digital World. What if Tech Giants Had to Buy it From Us?”. Ia menyebut, minyak telah digantikan sebagai sumber daya paling berharga di dunia oleh data. Ini terjadi ketika data dikumpulkan dari pengguna, oleh perusahaan teknologi seperti Google, Facebook, dan Amazon. Pergeseran itu menyebabkan perusahaan raksasa yang dalam gabungan FAANG (Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Google) dengan masif mengumpulkan dan mengolah data lewat terobosan teknologinya. Segala cara dilakukan untuk memonopoli data.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Bukan Cuma Keamanan Data, Ini yang Dikhawatirkan Amerika dari TikTok

11 bulan lalu

Pastikan Keamanan, Pemerintah Bentuk Tim Khusus Kawal Program Satu Data Indonesia

12 bulan lalu

Pemerintah Tegaskan Pertukaran Data dengan AS Bukan untuk Kepentingan Pribadi

12 bulan lalu

BSSN Sebut Ancaman Siber Sasar UMKM, Ingatkan Pelaku Usaha Jaga Keamanan Data

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal