“Apa yang kita tandatangani hari ini adalah komitmen bersama untuk membangun bisnis hilir yang tidak hanya terintegrasi secara struktural, tetapi juga andal, kompetitif, dan berkeadilan,” ujar Simon dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).
Simon menambahkan, proses transformasi harus tetap menjaga keberlangsungan operasional bisnis hilir. Sebab, pelayanan energi kepada masyarakat merupakan salah satu tugas utama Pertamina.
“Di tengah arus transformasi yang kompleks dan menuntut, operasional bisnis hilir tidak boleh surut, bahkan satu detik pun,” tuturnya.
Simon meminta seluruh jajaran Pertamina memastikan proses transisi berjalan mulus tanpa mengganggu operasional maupun pelayanan energi kepada masyarakat.
Setelah merger efektif, Pertamina akan melanjutkan penataan proses dan organisasi di Subholding Hilir. Perusahaan juga akan mengoptimalkan rantai nilai, melakukan efisiensi biaya operasi (operational expenditure/OPEX), serta memperkuat sinergi operasional.