Perundungan Marak di Sekolah dan Kampus, Ketua Komisi X DPR Desak Evaluasi Pengawasan

Achmad Al Fiqri
Ketua Komisi X DPR Agung Widyantoro menyoroti maraknya perundungan di lingkungan pendidikan dan mendesak penguatan pengawasan serta perlindungan korban. (Foto: iNews/Achmad Al Fiqri)

"Dalam kebijakan publik, sering kali terjadi dinamika atau bias implementasi. Oleh sebab itu, pengawasan dan evaluasi harus dilakukan bersama, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga institusi pendidikan, penegak hukum, serta orang tua," ujarnya.

Agung juga mengkritik institusi pendidikan yang baru mengambil tindakan setelah kasus perundungan menjadi perhatian publik atau viral di media sosial. Dia menilai, pencegahan harus dilakukan sebelum terjadi kekerasan, bukan sekadar merespons kasus yang sudah mencuat.

"Sekolah tidak cukup hanya memberikan respons setelah kejadian. Pimpinan satuan pendidikan harus memastikan sistem pengawasan, saluran pengaduan, prosedur penanganan, serta evaluasi berkala berjalan efektif," katanya.

Karena itu, Agung mendorong evaluasi terhadap kepemimpinan dan tata kelola penanganan perundungan di sekolah. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah pembiaran serta anggapan bahwa perundungan merupakan hal yang wajar di kalangan peserta didik.

Dia juga mengingatkan agar setiap dugaan keterlibatan atau pembiaran oleh pihak sekolah ditangani secara serius. Institusi pendidikan, menurutnya, tidak boleh menutupi laporan demi menjaga nama baik.

"Karena itu, setiap laporan harus ditangani secara serius dan tidak ditutupi demi menjaga nama baik institusi," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
21 jam lalu

Menkomdigi Soroti Bahaya Medsos, Ungkap 45% Anak Pernah Alami Perundungan Siber

8 hari lalu

Anak Disabilitas Meninggal Diduga Korban Perundungan, DPR: Keluarga Harus Dapat Keadilan

15 hari lalu

2 Mahasiswa Telkom University Pelaku Perundungan Disanksi, 1 di Antaranya DO

1 bulan lalu

Viral Perundungan Remaja Putri di Grobogan, Polisi Tetapkan 3 ABH

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal