PGI Sesalkan Penyiksaan Warga Sipil di Papua, Serukan 3 Hal Ini 

Carlos Roy Fajarta Barus
Potongan video viral aksi penganiayaan terhadap warga Papua yang dilakukan oleh sejumlah orang menggunakan atribut militer. (Foto: Istimewa)

Minta Maaf

Sementara Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengakui kekerasan terhadap warga Papua bernama Definus Kogoya yang videonya viral di media sosial dilakukan oknum prajurit TNI. Dia meminta maaf atas tindakan oknum prajurit TNI tersebut.

"Saya sangat menyayangkan ini terjadi. Ini tidak boleh terjadi dalam upaya kami menyelesaikan masalah Papua dengan pendekatan yang benar," ujar Izak dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/3/2024).

Izak menjelaskan, video tersebut direkam saat prajurit TNI menangkap Definus Kogoya di Pos Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada 3 Februari 2024.

"Pemeriksaan sudah dilakukan, kami menemukan bahwa video tersebut benar terjadi," kata Izak.

TNI telah membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas permasalahan tersebut. Prajurit yang terlibat dalam video tersebut terancam diproses hukum. Izak juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua atas tindakan penganiayaan tersebut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

PBB Ungkap Penyelidikan Awal Terbunuhnya 2 Prajurit TNI di Lebanon, Ini Hasilnya

Nasional
3 jam lalu

4 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Ditahan di Sel Pengamanan Tertinggi

Internasional
11 jam lalu

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Kutuk Serangan dan Desak Penyelidikan

Nasional
17 jam lalu

3 Prajurit Gugur, Istana Minta TNI di Lebanon Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal