Pilpres 2024, Eep Saefullah Sebut Jokowi Ingin Menang tapi Tidak Gunakan Cara Demokrasi 

Danandaya Arya Putra
Pendiri sekaligus pemimpin di PolMark Research Centre Eep Saefulloh Fatah (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pendiri sekaligus pemimpin di PolMark Research Centre Eep Saefulloh Fatah, menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memenangkan salah satu peserta Pilpres. Namun, proses untuk mendukung salah satu pasangan calon itu tidak menggunakan jalur demokrasi. 

Eep menyampaikan itu dalam acara Ngobrolin People Power 14 Februari 2024 Bersama Masyarakat Jurdil di TPS (Tempat Perlawanan Serentak) yang diselenggarakan Santri Spartan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2024).

"Beberapa hal umum yang pertama saya menyaksikan Pak Jokowi ingin menang tetapi tidak ingin menggunakan cara demokrasi. Ini kesimpulan yang pertama. Saya bisa salah, tetapi sejauh ini itulah kesimpulan yang tepat yang bisa saya rumuskan," ucapnya.

Dia juga menilai Pemilu 2024 sebagai Pilpres paling kejam sepanjang reformasi. 

"Pilpres ini adalah pilpres yang paling brutal sepanjang sejarah reformasi," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
14 hari lalu

RUU Pemilu Ditargetkan Sah Maret 2027, Syarat Pendidikan Capres-Cawapres bakal Diatur

16 hari lalu

Prabowo Heran Sherly Tjoanda Dapat Tepuk Tangan Meriah saat Disapa: Pemilu Masih Lama

21 hari lalu

Pilpres Brasil Digelar Besok, Lula dan Flavio Bolsonaro Bersaing Rebut Kursi Presiden

23 hari lalu

Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu, Ini Daftar Pimpinan dan Anggotanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal