JAKARTA, iNews.id - Polisi masih memburu dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan warga Pejompongan, Bambang Setiyawan (59), saat kericuhan setelah demonstrasi pada Kamis (27/8/2026). Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi telah memeriksa 14 orang saksi.
“Saat ini, penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Iman menjelaskan, 14 saksi telah dimintai keterangan untuk mengusut sejumlah peristiwa yang terjadi dalam rangkaian kerusuhan tersebut. Pemeriksaan saksi dilakukan terkait dugaan pengeroyokan serta perusakan fasilitas publik berupa CCTV.
“Penyidik telah melakukan pengambilan keterangan kepada 14 orang saksi, di mana para saksi telah memberikan keterangan dalam satu peristiwa hukum yang terjadi dan menjelaskan peristiwa pengerusakan terhadap fasilitas publik maupun fakta-fakta hukum yang berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang sebagaimana yang diketahui oleh para saksi,” ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menunjukkan sketsa wajah dua terduga pengeroyok Bambang. Sketsa tersebut dibuat berdasarkan keterangan saksi yang diperkuat dengan analisis digital dari video dan rekaman CCTV di lokasi kejadian.