Polisi Larang Konten FPI, Wakil Ketua MPR Pertanyakan Akses Informasi Kematian 6 Laskar

Raka Dwi Novianto
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Polemik Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis terus bergulir. Maklumat tersebut terkait larangan mengunggah, mengakses maupun menyebarluaskan konten Front Pembela Islam (FPI) di media sosial.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mempertanyakan akses informasi publik untuk mengetahui perkembangan mengenai pengungkapan fakta penembakan Laskar FPI. Sementara, Komnas HAM, kata dia hingga kini belum memberikan informasi mengenai hasil investigasi penembakan tersebut.

"Salah satu terkait FPI yang sangat serius tentang penembakan enam Laskar FPI. Kalau kemudian ini tidak boleh diunggah, tidak boleh diakses sementara Komnas HAM tidak segera mengumumkan, orang nanti enggak bisa diinformasikan bagaimana informasi tentang 6 Laskar FPI itu," ujar Hidayat di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

Dia menuturkan, meskipun investigasi Komnas HAM ditargetkan rampung akhir Januari 2021, namun melihat eskalasi perkembangan yang ada, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini khawatir investigasi Komnas HAM akan diulur-ulur semakin lama dan masalahnya kemudian dibuat menjadi samar atau dilupakan.

"Dan dimunculkan beragam hal-hal baru, kasus-kasus baru yang kemudian membuat kasus pengusutan terhadap penembakan enam Laskar FPI dilupakan atau tidak lagi menjadi pusat perhatian," tuturnya.

Penembakan Laskar FPI terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dini hari. Dalam peristiwa itu enam anggota Laskar FPI yang mengawal Habib Rizieq Shihab menuju tempat pengajian subuh keluarga tewas diterjang peluru aparat Polda Metro Jaya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
18 jam lalu

Amankan Demo Buruh dan Mahasiswa di Jakarta, Polri Penuhi 26.386 Personel Gabungan

10 hari lalu

3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Komnas HAM Tuntut Keadilan bagi Korban

16 hari lalu

Kantor Komnas HAM Jayapura Diteror OTK, Dilempar Bom Molotov

24 hari lalu

Komnas HAM Selidiki Peristiwa Kudatuli, Bentuk Tim Ad Hoc

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal