"Ada flashdisk, ada yang dikatakan dan sebagainya, video-video, narasi-narasi dan sebagainya, dan rekaman di lokasi. Besok juga akan terus berlanjut (pemeriksaan saksi), bahwa kita bilang ini terus maraton," katanya.
Sebelumnya, Hotman Paris merespons laporan yang dilayangkan terhadapnya oleh sejumlah organisasi wartawan. Hotman menegaskan siap memenuhi panggilan polisi jika diminta memberikan klarifikasi.
"Don't worry lah, don't worry. Ya pasti datanglah kalau dipanggil, aduh gua kan taat hukum gitu aja ya, jadi nggak ada apa-apa, itu nggak masalah. Kalau gue bilang lu ngerti nggak sih, itu artinya lu itu siapa, ya kau kan, kau itu siapa, perorangan. Gue kan nggak pernah menyinggung lembaga pers dan juga itu bukan press conference, itu kan doorstop gitu lho," ujar Hotman saat ditemui awak media pada Kamis (23/7/2026).
Dia menjelaskan, pernyataan 'lu punya otak nggak' yang belakangan viral ditujukan kepada seseorang secara pribadi. Hotman menilai ucapan tersebut muncul setelah dia memberikan penjelasan panjang, tetapi pertanyaan yang sama terus disampaikan kepadanya.
"Itu kan dari orang ke orang. Kan gue terangin dia panjang lebar, dia nggak, dia terus ngotot, akhirnya harusnya jawabannya lu ngerti nggak sih? Gue bilang sama saja dengan lu punya otak nggak sih kok nggak ngerti itu. Dan itu ke oknum lu, bukan ke organisasi, jadi itu delik aduan bukan delik pers," tuturnya.