Polisi Sita 3,4 Juta Materai Palsu, Kerugian Negara Tembus Rp1 Triliun

Riyan Rizki Roshali
Polisi membongkar sindikat materai palsu dan kerugian negara berpotensi tembus Rp1 triliun. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Sindikat produsen materai palsu dibongkar Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Polisi mengamankan 3,4 juta keping materai ilegal dan kerugian negara berpotensi mencapai Rp1 triliun. 

Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, polisi dan DJP mengamankan lebih dari 3,4 juta keping materai ilegal, satu mesin produksi, serta tiga gulung bahan baku yang masih dapat digunakan untuk membuat materai palsu dalam jumlah besar.

“Aparat berhasil mengamankan lebih dari 3,4 juta keping materai ilegal, satu mesin set produksi, dan tiga gulung bahan baku yang masih bisa digunakan untuk memproduksi materai dalam jumlah yang sangat besar,” kata Bimo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (19/8/2026).

Bimo menjelaskan, bahan baku yang diamankan diperkirakan masih mampu digunakan untuk memproduksi lebih dari 33 juta keping materai palsu.

“Berdasarkan hasil investigasi bersama, bahan baku yang ditemukan diperkirakan masih bisa digunakan untuk menghasilkan lebih dari 33 juta keping materai pergulungnya. Artinya, apabila kegiatan ini tidak dihentikan, maka potensi penerimaan negara yang hilang dapat mencapai sekitar Rp1 triliun,” ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

KPK Telusuri Dana Operasional Gubernur Papua 2022 Fiktif, Nilainya Tembus Triliunan

26 hari lalu

Ini Alasan Hakim PT DKI Jatuhkan Hukuman Uang Pengganti Rp5 Miliar ke Ibam

1 bulan lalu

Eks Menag Yaqut Tantang KPK Buktikan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji

1 bulan lalu

2 ASN Pajak Tersangka Praktik Curang PT Toba Pulp Lestari, Kerugian Negara Tembus Rp2 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal