Menurut Prabowo, sebagian diaspora memilih kewarganegaraan negara lain karena kebutuhan karier, keluarga, atau pengabdian di luar negeri.
“Sebagian terpaksa mengambil kewarganegaraan lain karena kebutuhan karier, keluarga, atau pengabdian mereka di luar negeri,” ungkapnya.
Dia menilai kondisi tersebut tidak semestinya membuat talenta terbaik Indonesia harus menentukan pilihan antara karier global dan hubungan dengan Tanah Air.
“Kita tidak boleh memaksa talenta terbaik Indonesia memilih antara kesempatan berkarya di dunia dan ikatan mereka kepada tanah air,” tutur Prabowo.
Sementara itu, Prabowo menyampaikan pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang kepada DPR untuk memberikan ruang bagi kewarganegaraan ganda secara terbatas.Skema tersebut ditujukan bagi individu dengan talenta istimewa yang dinilai mampu memberikan kontribusi besar bagi kepentingan nasional.