Praktisi Hukum Sebut Ada Kejanggalan pada Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

Anindita Trinoviana
Praktisi Hukum Petrus Selestinus dalam acara Speak After Lunch. (Foto: dok Tangkapan Layar YouTube Official iNews)

Petrus juga menilai, pada kasus blending ini seharusnya kerugian konsumen didahulukan dan tidak hanya fokus pada kerugian negara. Mengingat, kasus ini berkaitan langsung dengan masyarakat yang menjadi konsumen Pertamina. 

“Harusnya kerugian rakyat itu didahulukan, baru kerugian negara. Ini juga merupakan sebuah tanda tanya yang harus dijelaskan Kejaksaan Agung,” ujarnya. 

Oleh sebab itu, Petrus menilai bisa jadi hasil akhir nanti bukan lagi tindak korupsi tapi pelanggaran UU Perlindungan Konsumen. 

Di tengah berbagai kejanggalan kasus dugaan korupsi Pertamina Patra Niaga yang diselidiki oleh Kejaksaan Agung, Petrus berharap Kejaksaan Agung yang mengemban tugas kekuasaan negara di bidang penegakan hukum khususnya di penuntutan dan tugas-tugas lain sebagaimana diatur oleh undang-undang tidak mudah untuk diintervensi. 

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 8 Maret 2026, Cek Sebelum Bepergian

Bisnis
1 hari lalu

Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring, Transaksi Emas Jadi Makin Mudah

Nasional
1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 7 Maret 2026, Ada Kenaikan?

Bisnis
2 hari lalu

Jelang Idulfitri, CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal