Presiden Jokowi Perintahkan Mahfud MD Himpun Aspirasi Masyarakat terkait RUU KUHP

Raka Dwi Novianto
Menko Polhukam Mahfud MD diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghimpun aspirasi masyarakat soal RUU KUHP. (Foto: Kemenko Polhukam)

JAKARTA, iNews.id -Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar sosialisasi dan meminta pendapat masyarakat mengenai rancangan kitab undang-undang hukum pidana (RUU KUHP) sebelum disahkan. Hal itu dilakukan agar masyarakat paham mengenai isi dari RUU KUHP tersebut.

Menko Polhukam, Mahfud MD menyebut pihaknya diinstruksikan Presiden Jokowi untuk menghimpun aspirasi masyarakat tersebut.

"Bapak Presiden memerintahkan kami untuk sekali lagi memastikan masyarakat sudah paham terhadap masalah-masalah yang masih diperdebatkan itu," ujar Mahfud MD dalam keterangan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/8/2022).

Diskusi tersebut, kata Mahfud dilakukan karena hukum merupakan cerminan kesadaran hidup masyarakat. Sehingga menurutnya hukum yang akan diberlakukan itu juga harus mendapat pemahaman dan persetujuan dari masyarakat.

"Itu hakikat demokrasi dalam konteks pemberlakuan hukum. Sehingga kami diminta untuk mendiskusikan lagi secara masif dengan masyarakat untuk memberikan pengertian dan justru minta pendapat serta usul-usul dari masyarakat," ucapnya.

Diskusi tersebut nantinya akan membahas mengenai 14 masalah pada RUU KUHP. Diskusi akan dilakukan secara terbuka dan  lebih proaktif melalui dua jalur. 

"Pertama akan terus dibahas di DPR untuk menyelesaikan 14 masalah ini. Kemudian jalur yang kedua terus melakukan sosialisasi dan diskusi ke simpul-simpul masyarakat yang terkait dengan masalah-masalah yang masih di diskusikan itu," katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
7 jam lalu

Luhut: Jokowi Orang Baik, Patut Dicontoh meski Punya Kekurangan

22 jam lalu

Kaesang Buka Suara soal Jabatan Jokowi usai Pamer KTA PSI

1 hari lalu

Politisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah kok Malah Pamer KTA PSI

2 hari lalu

Kenapa Jokowi Baru Tunjukkan KTA PSI di Bandung? Ternyata Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal