Respons Dirjen Djaka Budi soal Ancaman Pembekuan Bea Cukai

Anggie Ariesta
Dirjen Bea Cukai, Djaka Budi Utama menegaskan ancaman pembekuan harus dipahami sebagai bentuk koreksi untuk mendorong perbaikan institusi. (Foto: Anggie Ariesta)

Adapun, Purbaya juga menyampaikan bahwa dia telah meminta waktu satu tahun untuk tidak 'diganggu' dalam proses perbaikan, sekaligus memberi kesempatan Bea Cukai berbenah.

Pernyataan tersebut memicu perhatian publik dan menjadi sorotan mengenai urgensi reformasi birokrasi di tubuh Bea Cukai.

Menanggapi hal tersebut, Djaka memastikan bahwa strategi perbaikan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari perubahan kultur internal hingga modernisasi sistem pengawasan.

“Pastikan mulai dari kultur, meningkatkan kinerja, kemudian meningkatkan pengawasan apakah itu di pelabuhan, di bandara. Tentunya kita akan memperbaiki semua pelayanan. Tentunya masyarakat ketika kita melakukan pelayanan kepada masyarakat, ketika ada ketidakpuasan, sedikit demi sedikit kita akan berupaya untuk memperbaikinya,” kata dia.

Djaka menegaskan, perbaikan pelayanan publik menjadi prioritas agar kepercayaan masyarakat terhadap Bea Cukai dapat dipulihkan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 bulan lalu

Purbaya Akui Kekosongan Petugas Bea Cukai di Bandara IMIP: Mungkin Ada Kesalahan Kebijakan

8 bulan lalu

Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai dan 16.000 Pegawai!

8 bulan lalu

Heboh! Ada Bandara Diduga Tanpa Otoritas Negara di Morowali, Tanpa Bea Cukai hingga Imigrasi

8 bulan lalu

Mahfud MD ke Purbaya: Bersihkan Ditjen Pajak-Bea Cukai dari Korupsi dan Tikus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal