"Kita harus melihat Kaesang kaitannya dengan penyelenggaraan negara gitu, ada keluarganya," kata Nawawi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2024).
Apalagi, ada instrumen hukum seperti trading influence atau perdagangan pengaruh. Dengan begitu, KPK bisa menemukan jawaban ada tidaknya kemudahan yang didapat Kaesang dengan sanak-keluarganya yang menduduki jabatan publik.
"Kita mengenal ada instrumen-instrumen hukum seperti trading influence, perdagangan pengaruh. Apakah memang kemudahan-kemudahan yang diperoleh oleh yang bersangkutan itu tidak terkait dengan jabatan yang barangkali disandang oleh sanak kerabatnya," tutur Nawawi.