Respons Kejagung soal Ahli Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Tom Lembong

Ari Sandita Murti
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar. (Foto: Ari Sandita Murti)

Wiryawan pun menjawab yang bertanggung jawab yakni presiden selaku pimpinan pemerintahan.

"Nah kalau seorang bawahan, menteri misalnya, sudah melaksanakan perintah dan tercapai tujuan, maka di sini tentu saja menteri ini akan memberikan kontribusi pada prestasi pemerintahan, nah dalam konteks macam ini, presiden tetap dalam lingkup yang harus bertanggung jawab sebagai kepala pemerintahan, sebagai satu-satunya pemimpin pemerintahan di dalam sistem presidensial kita," kata Wiryawan. 

Sementara itu, Tom Lembong menilai pernyataan Wiryawan menarik. Sebab, kehadiran Jokowi ke persidangan dapat mengungkap perkara yang menjeratnya.

"Cukup banyak keterangan yang sangat menarik tapi mungkin yang utama yang paling menarik buat saya ya tadi itu, komentar saksi ahli hukum administrasi negara, yang dihadirkan oleh penuntut supaya presiden yang menjabat saat itu juga dihadirkan dalam persidangan untuk memberikan keterangan," kata Tom di pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025). 

Tom menjelaskan sebenarnya kala itu dirinya diperintahkan untuk mengatasi gejolak harga pangan. Oleh karenanya, keluarlah izin impor gula demi meredam tingginya harga gula saat itu.

"Bahwa memang betul beliau memerintahkan untuk semua aparat, semua instansi untuk ikut membantu, membantu mengatasi gejolak harga pangan yang terjadi saat itu termasuk gejolak harga gula," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Ahli Sebut Jokowi Harus Dihadirkan dalam Sidang, Tom Lembong: Sangat Menarik

1 tahun lalu

Komentar Mengejutkan Tom Lembong usai Jokowi Disebut Harus Hadir dalam Sidang Kasusnya

1 tahun lalu

Ahli Sarankan Jokowi Dihadirkan di Sidang Tom Lembong, Kenapa?

1 tahun lalu

Pengacara Tom Lembong Walkout dari Sidang usai Debat dengan Jaksa, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal