Respons Mendikdasmen soal Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027

Riyan Rizki Roshali
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. (Foto: Dok. Kemendikdasmen)

Mu’ti mengatakan, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan siswa dengan kemampuan akademik. Sekolah juga harus membentuk generasi yang memiliki daya juang dan siap menghadapi kompetisi.

Dalam kerangka tersebut, kebijakan kenaikan kelas tidak lagi cukup dipandang sebagai prosedur administratif. Kenaikan kelas harus menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan siswa memiliki bekal yang dibutuhkan sebelum melanjutkan ke tingkat pembelajaran berikutnya.

Lebih lanjut, Mu’ti memastikan pemerintah tidak akan mengambil keputusan secara terburu-buru terkait wacana tersebut. Kemendikdasmen masih membutuhkan kajian akademik serta masukan dari para ahli.

Kajian tersebut diperlukan agar kebijakan yang nantinya diterapkan memiliki dasar yang kuat dan dapat menjawab persoalan mutu pendidikan.

"Kalau rekomendasi itu bisa berasal dari pertemuan tersebut, saya kira langkah kami untuk menerapkan kebijakan itu akan semakin mantap karena dukungan dari para ahli," ujar Mu'ti.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Sidang Ijazah Gibran, MK Panggil Atase Pendidikan KBRI Singapura hingga Kemendikdasmen Hari Ini

15 hari lalu

Kemendikdasmen Perluas Program PKA, 150.000 Guru Bisa Tuntaskan D4-S1

29 hari lalu

Kemendikdasmen Renovasi 1.487 Sekolah di NTT, Siapkan Anggaran Rp1,2 Triliun

2 bulan lalu

Kemendikdasmen Telah Buka Pendaftaran TKA 2026, Siswa Punya Waktu Persiapan Lebih Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal