Rugikan Negara Rp5,2 Miliar,  Kasus Korupsi Benih Bawang Merah di NTT Diawasi KPK

Arie Dwi
wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menyebut kasus korupsi bawang merah di NTT dilakukan supervisi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi kasus dugaan korupsi pengadaan benih bawang merah pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tahun anggaran 2018. Kasus ini sebelumnya tengah disidik Polda NTT. 

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menjelaskan, awalnya kasus tersebut memang sempat disidik oleh jajaran Polda NTT. Namun kemudian, kasus tersebut dihentikan pada 31 Agustus 2021 setelah terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) berdasarkan putusan gugatan praperadilan.

"Per 31 Agustus 2021 statusnya SP3 karena adanya putusan praperadilan," kata Lili saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi dengan Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), di Mapolda NTT, Selasa (26/10/2021).

Lili menjelaskan alasan KPK melakukan supervisi kasus tersebut dari Polda NTT. Sebab, kasus tersebut kerugian keuangan negara cukup besar yakni, Rp5,2 miliar. Selain itu, KPK juga mendapat banyak laporan dari masyarakat bahwa kasusnya tak kunjung rampung.

"Alasan KPK melakukan supervisi perkara tersebut yaitu pertama, menjadi perhatian masyarakat dengan banyaknya pengaduan masyarakat yang diterima KPK," kata Lili.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 hari lalu

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

1 hari lalu

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Wali Kota Madiun Maidi, Usut Gratifikasi dan TPPU

1 hari lalu

KPK Periksa 10 Saksi Kasus Suap Restitusi Pajak, Telusuri Aset Eks Kepala KPP Madya Banjarmasin

2 hari lalu

ASN Bea Cukai Dedi Congor Absen Pemeriksaan karena Ngaku Sakit, KPK Panggil Ulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal