Menurut sumber-sumber perdagangan, penawaran minyak mentah Iran kepada pembeli di China telah menurun dan harganya melonjak karena blokade AS telah memangkas pengiriman dari Teheran.
Namun, Iran telah memberikan izin bagi sejumlah kapal tanker minyak Irak untuk melintasi selat tersebut menyusul permintaan berulang kali dari Baghdad, demikian dilaporkan kantor berita negara Iran, IRNA, pada hari Sabtu.
Dari sentimen dalam negeri, pasar merespons negatif setelah defisit transaksi berjalan Indonesia melebar signifikan pada kuartal II 2026 menjadi 12,5 miliar dolar AS atau 3,3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan defisit pada triwulan sebelumnya yang tercatat 3,6 miliar dolar AS atau 1 persen PDB. Pelebaran defisit transaksi berjalan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor yang diprakirakan bersifat temporer. Salah satunya adalah kenaikan impor minyak sejalan dengan tingginya harga minyak dunia.
Walaupun, transaksi berjalan mengalami pelebaran defisit, kinerja neraca pembayaran Indonesia (NPI) secara keseluruhan tetap terjaga. Pada kuartal II 2026, NPI mencatat defisit 900 juta dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan defisit 9,1 miliar dolar AS pada kuartal I 2026.