Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 27 poin atau sekitar 0,15 persen ke level Rp17.721 per dolar AS pada perdagangan, Senin (24/8/2026). (Foto: Ilustrasi/Dok. iNews)

Perbaikan tersebut ditopang transaksi modal dan finansial yang berbalik mencatat surplus 12 miliar dolar AS, setelah pada triwulan sebelumnya mengalami defisit 4,8 miliar dolar AS.

Serta posisi cadangan devisa Indonesia tetap terjaga. Pada akhir Juni 2026, cadangan devisa tercatat sebesar 145,6 miliar dolar AS. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor, atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Angka tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. Ke depan, BI memperkirakan prospek NPI tetap baik sehingga mendukung ketahanan eksternal Indonesia.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.720-Rp17.770 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tok! BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

6 hari lalu

Komisi XI DPR Uji Kelayakan Calon Gubernur BI Destry Damayanti Pekan Depan

6 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

7 hari lalu

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal