Sebagian Pagar Bambu Tangerang Diberikan ke Nelayan, Buat Tambak Kerang Hijau

riana rizkia
Pembongkaran pagar laut di Tangerang (foto: MPI)

Harry menjelaskan, pihaknya sengaja membongkar sejak pagi. Pasalnya cuaca pada siang menjelang sore hari sering kali tidak mendukung upaya pembongkaran.

"Berdasarkan pengalaman, begitu masuk di jam 14.00 WIB ke sana, itu sudah berawan, kemudian ini sudah surut, (lalu) gelombangnya tinggi, tidak memungkinkan, tidak efektif kalau kita lakukan penarikan (pagar)," katanya.

Menurut Harry, faktor cuaca juga mempengaruhi kecepatan pembongkaran pagar laut.

"Karena gelombangnya semakin kencang, kedangkalan tinggal satu meter, yang biasanya bisa menarik 2 sampai 3 kali, ya karena dengan faktor itu kita narik sekali saja," kata dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Buletin
2 hari lalu

Indonesia Kutuk Serangan Israel saat Ramadan, Menlu Sugiono Bicara Tegas di Dewan Keamanan PBB

Nasional
2 hari lalu

Dipuji Trump di KTT Board of Peace, Prabowo: Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

Buletin
2 hari lalu

Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris Tangerang, Proses Evakuasi Masih Berlangsung

Buletin
3 hari lalu

Detik-Detik Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Investigasi Diluncurkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal