Sekjen Perindo Desak KPU Take Down Sirekap: Banyak Data Tak Sinkron!

Riyan Rizki Roshali
Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq (foto: MPI)

Salah satu kejanggalan yang terjadi di Sirekap ialah banyaknya jumlah suara yang tidak sesuai saat diinput. Kelemahan pada aplikasi Sirekap juga terlihat menguntungkan pasangan calon tertentu.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebelumnya menemukan kejanggalan dalam data pemilih yang ditampilkan Sirekap dibandingkan dengan data di TPS. Temuan mengejutkan menunjukkan satu TPS yang memiliki jumlah pemilih mencapai 80.000 orang, jauh di atas batas maksimal 300-500 pemilih per TPS.

"Itulah makanya kita sama-sama cek. Tidak mungkin, dalam proses ini tidak mungkin. Bahkan ada yang 80.000 dalam satu TPS," kata Komisioner Bawaslu Lolly Suhenty, Kamis (15/2/2024).

Lolly menjelaskan jumlah pemilih dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) juga sudah diatur berdasarkan aturan yang berlaku.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pengacara Jokowi soal Data yang Ditampilkan Roy Suryo: Justru Buktikan Klien Kami Alumni UGM

2 hari lalu

LPG 3 Kg Langka Cekik UMKM, Partai Perindo Minta Koperasi Desa Terlibat Jadi Penyalur Resmi

5 hari lalu

10 Tahun UU Disabilitas, Angkie: Keberhasilan Kebijakan Ditentukan oleh Wujud Nyata Implementasi

7 hari lalu

Partai Perindo DKI Tuntaskan Struktur hingga DPRt, Siap Hadapi Verifikasi Faktual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal