Serahkan Laporan ke Mahfud MD, Komnas HAM: Telah Terjadi Extra Judicial Killing oleh Ferdy Sambo

Carlos Roy Fajarta
Komnas HAM menyerahkan laporan penyelidikan pembunuhan Brigadir J kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diwakili Menko Polhukam Mahfud MD, Senin (12/9/2022). (Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA, iNews.id -Komnas HAM menyerahkan laporan penyelidikan pembunuhan Brigadir J kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diwakili Menko Polhukam Mahfud MD, Senin (12/9/2022). Mereka menyatakan telah terjadi extra judicial killing dan obstruction of justice oleh tersangka Ferdy Sambo (FS).

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menjelaskan kesimpulan itu mereka dapatkan setelah melakukan serangkaian investigasi, pengumpulan fakta, data serta keterangan sejumlah pihak.

"Dari beberapa waktu terakhir kami berkesimpulan telah terjadi extra judicial killing yang dilakukan oleh saudara FS terhadap almarhum Brigadir J," ujar Taufan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta pada Senin (12/9/2022).

Lebih lanjut dia juga menyebutkan telah terjadi penghalangan penyelidikan kasus sesuai koridor hukum yang berlaku karena adanya oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran kode etik terkait penyidikan kasus tersebut.

"Telah terjadi secara sistematik apa yang kita sebut sebagai obstruction of justice yang saat ini ditangani penyidik dan timsus Polri," ucap Taufan Damanik.

Dia menyebutkan Komnas HAM wajib menyerahkan laporan penyelidikan suatu kasus kepada Presiden, Menko Polhukam, dan DPR sesuai dengan UU Nomor 39 tahun 1999. Laporan tersebut kata Taufan disusun bekerja sama dengan Komnas Perempuan.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Komnas HAM Catat 59 Orang Tewas dalam Konflik Papua Januari-Juni 2026, Mayoritas Warga Sipil

7 hari lalu

Mahfud MD Soroti Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Ada 3 Skenario Terburuk

8 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

8 hari lalu

Mahfud MD Akui Terkecoh soal Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah, Ungkap Kekhawatirannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal