Serda Ahmad Meninggal Tak Wajar, TNI AU Klaim Bukan Dianiaya tapi Pembinaan Berlebihan

Puteranegara Batubara
Ilustrasi korban (dok. ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id -TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengeklaim kematian Serda Ahmad Muzammil Farisa bukan disebabkan penganiayaan, melainkan dugaan tindakan pembinaan yang dilakukan secara berlebihan oleh seniornya. Pusat Polisi Militer TNI AU (Puspomau) telah menahan prajurit yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

TNI AU memastikan kasus yang menyebabkan Serda Ahmad meninggal dunia akan diusut hingga tuntas.

”Sudah ditahan (pelakunya), (korban) bukan dianiaya tapi diadakan pembinaan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana, dikutip Minggu (13/9/2026).

Nyoman menjelaskan, TNI AU masih mendalami bentuk pembinaan yang dilakukan terhadap Serda Ahmad hingga berujung pada kematian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap fakta dan mengumpulkan alat bukti terkait peristiwa tersebut.

Serda Ahmad meninggal dunia pada Kamis (10/9/2026). TNI AU menegaskan tindakan pembinaan terhadap prajurit tetap harus dilakukan sesuai aturan dan tidak boleh berujung pada pelanggaran hukum.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
19 jam lalu

Serda Ahmad Meninggal Diduga Dianiaya Senior, TNI AU Tahan Pelaku

6 hari lalu

Tok! DPR Setujui Penjualan Kapal Perang TNI KRI Ki Hajar Dewantara

8 hari lalu

7 Alasan Hakim Batalkan Pemecatan 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

9 hari lalu

Vonis 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas, Lolos dari Pemecatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal