Aparat TNI-Polri yang sempat mengamankan penjual es kue tersebut pun minta maaf. Mereka menegaskan tindakan itu dilakukan semata untuk memastikan keamanan masyarakat.
Merespons hal ini, Sudrajat mengaku mengalami kekerasan saat diperiksa. Dia diminta mengakui jualannya terbuat dari bahan berbahaya.
"Ditonjok pakai cincin, dipukul, diinjak sama Polres. Saya kayak anjing, diangkat-angkat, disabet-sabet pakai selang air," ucap Sudrajat dalam iNews Sore, Selasa (27/1/2026).
Dia mengaku disiksa oleh 10 orang seharian penuh. Usai pemeriksaan, dia pun mendapatkan uang ganti rugi.