SETARA Institute: Format Debat Capres-Cawapres Berubah Menambah Kecurigaan Publik ke KPU

Raka Dwi Novianto
SETARA Institute menilai format debat capres-cawapres 2024 yang diubah menambah kecurigaan publik ke KPU. (Foto: MPI)

"Namun, dengan keputusan mengenai format debat Pilpres 2024, KPU telah menebalkan kecurigaan publik mengenai intervensi kekuasaan eksternal atas KPU. Sikap publik yang mencurigai keputusan KPU menguntungkan salah satu cawapres, yang gagasan dan kepemimpinan otentiknya sedang dinanti publik dalam Debat Pilpres 2024, merupakan kecurigaan yang masuk akal. Dalam konteks itu, KPU telah mempertaruhkan kredibilitas penyelenggaraan Pemilu sebagai salah satu pilar utama demokrasi," katanya.

Sebagaimana diketahui, KPU memutuskan untuk mengubah format debat pada Pilpres 2024. Debat digelar selama lima kali dengan format tiga debat antarcapres dan dua debat antarcawapres. 

Namun berbeda dengan Pilpres 2019, seluruh debat akan dihadiri oleh pasangan capres-cawapres secara bersamaan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
17 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
24 hari lalu

Respons KPU soal KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Buletin
25 hari lalu

Bonatua Menang Gugatan di KIP, KPU Wajib Buka Salinan Ijazah Jokowi ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal