SETARA Institute: Format Debat Capres-Cawapres Berubah Menambah Kecurigaan Publik ke KPU

Raka Dwi Novianto
SETARA Institute menilai format debat capres-cawapres 2024 yang diubah menambah kecurigaan publik ke KPU. (Foto: MPI)

"Namun, dengan keputusan mengenai format debat Pilpres 2024, KPU telah menebalkan kecurigaan publik mengenai intervensi kekuasaan eksternal atas KPU. Sikap publik yang mencurigai keputusan KPU menguntungkan salah satu cawapres, yang gagasan dan kepemimpinan otentiknya sedang dinanti publik dalam Debat Pilpres 2024, merupakan kecurigaan yang masuk akal. Dalam konteks itu, KPU telah mempertaruhkan kredibilitas penyelenggaraan Pemilu sebagai salah satu pilar utama demokrasi," katanya.

Sebagaimana diketahui, KPU memutuskan untuk mengubah format debat pada Pilpres 2024. Debat digelar selama lima kali dengan format tiga debat antarcapres dan dua debat antarcawapres. 

Namun berbeda dengan Pilpres 2019, seluruh debat akan dihadiri oleh pasangan capres-cawapres secara bersamaan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

31 Warga Diajak Rancang Sistem Pemilu Lewat Majelis Publik, Rekomendasi Diteruskan ke DPR

2 hari lalu

Subhan Palal Beberkan Alasan Gugat Suket Ijazah Gibran, Soroti Riwayat Pendidikan

9 hari lalu

Polemik Pasal Selundupan, Praktisi Hukum Sebut PKPU 23/2023 Sah Punya Legalitas Hukum Kuat

13 hari lalu

Bonatua Laporkan KPU dan Gibran ke Bawaslu Buntut Syarat Pendidikan Cawapres Bermasalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal