"Ibu Nanik Deyang ini sebelum dia masuk di BGN dia sering berhubungan dengan saya, menggunakan nama presiden yayasan presiden. GSN, Gerakan Solidaritas Nasional. Dia punya dapur di Kebayunan, Tapos lima dapur. Itu yang termasuk ditinjau oleh Pak Bagus (bawahan Pusung) itu karena saya perintahkan coba cek itu," kata Pusung dalam persidangan.
"Itu satu titik dan kalau mau diikutkan untuk standar minimal BGN saya katakan tidak memenuhi syarat," ujarnya.
Lodewyk juga menyinggung aktivitas Nanik setelah bergabung dengan BGN. Menurut dia, Nanik yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN membentuk tim investigasi dan memimpin pemeriksaan sejumlah dapur MBG.
Pemeriksaan tersebut, kata Lodewyk, berujung pada penangguhan atau suspensi operasional sejumlah dapur. Namun, dia menyebut dapur yang dikelola Nanik tidak ikut dikenai suspensi.
"Kemudian masuklah dia menjadi Wakil Investigasi Ibu Nanik Deyang ini. Kemudian dia mulai menginvestigasi banyak dapur yang di-suspend sama dia. Tapi dapurnya itu dia nggak suspend," kata Pusung.