Soal Penangkapan Tersangka Teroris di Bekasi, Mahfud MD: Sudah Lama Dibuntuti Densus 88 

Arie Dwi Satrio
Menko Polhukam, Mahfud MD saat menghadiri Ijtima Ulama MUI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa, (9/11/2021). (Foto: Dok. Kemenko Polhukam).

JAKARTA, iNews.id - Penangkapan terhadap tiga tersangka teroris di Bekasi oleh Densus 88 Antiteror Polri dinilai tidak berlebihan. Densus 88 diyakini memiliki bukti kuat sebelum menanangkap para teroris.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui akun Youtube Kemenko Polhukam dikutip Sabtu (20/11/2021).

"Densus ini sering dituding juga berlebihan, nangkepi orang sembarangan, kemudian melanggar muruwah majelis ulama sehingga seakan-akan pemerintah itu diperhadapkan sedang bersitegang dengan majelis ulama, tidaklah," ujar Mahfud.

Dia juga menepis isu penangkapan terhadap tiga terduga teroris di Bekasi sebagai upaya Densus 88 untuk mengadu domba pemerintah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Densus 88, kata dia telah mengintai sejak lama terhadap ketiga tersangka teroris tersebut.

"Kita dengan majelis ulama dekat, saling berkomunikasi dan sepakat untuk melawan terorisme. Adapun, densus itu melakukan surveillance sudah lama. Itu semua yang dibuntuti pelan-pelan karena kalau langsung nangkap berlebihan, dikira asal tangkap," katanya.

Menurutnya, penangkapan yang dilakukan oleh densus 88 sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dalam aturannya, kata dia Densus 88 tidak boleh asal menangkap orang jika buktinya tidak cukup kuat.

"Oleh sebab itu, ketika ditangkap itu harus bisa meyakinkan bahwa ini bisa dibuktikan nanti di pengadilan, kalau menggunakan UU terorisme. Nah kalau menggunakan UU lain kadang kala bisa gagal, tapi kalau terorisme, sudah lengkap jaitan bukti-buktinya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
31 hari lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ciamis, Aktif Sebarkan Materi Radikalisme

1 bulan lalu

Mahfud MD Soroti Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Ada 3 Skenario Terburuk

1 bulan lalu

Densus 88 Pastikan Teror Bom ke SD di Jaksel Belum Penuhi Unsur Terorisme

1 bulan lalu

Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah, Siswa Dievakuasi Tim Gegana saat Hari Pertama Masuk Sekolah

1 bulan lalu

Mahfud MD Akui Terkecoh soal Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah, Ungkap Kekhawatirannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal