Spesies Baru Katak Tanduk dari Hutan Kalimantan Ditemukan Peneliti

Ilma De Sabrini
Spesies baru katak tanduk Kalimantan yang berhasil ditemukan peneliti dari ekspedisi Pegunungan Meratus. (Foto: LIPI).


Melalui pendekatan morfologi, molekuler dan akustik, spesimen yang sebelumnya diduga sebagai katak tanduk pinokio ternyata merupakan jenis yang berbeda dan belum memiliki nama ilmiah.

Ciri-ciri
Dibandingkan dengan katak tanduk pinokio, jenis baru ini memiliki tanduk (dermal accessory) pada bagian moncong dan mata yang lebih pendek jika dibandingkan dengan katak tanduk pinokio. Selain itu sepasang lipatan lateral tambahan pada sayap. Pada saat berudu, katak ini berwarna coklat tua yang condong ke oranye-coklat dan berubah menjadi coklat pucat pada saat dewasa.

Secara akustik, suara individu jantan dari jenis baru ini memiliki variasi yang lebih banyak dan lebih panjang jika dibandingkan dengan katak-tanduk pinokio.

“Berdasarkan hasil analisis dari tiga metode pendekatan tersebut kami menyimpulkan bahwa jenis tersebut merupakan jenis baru dan kemudian diberi nama Megophrys kalimantanensis. Pemberian nama kalimantanensis merupakan toponim dari nama Pulau Kalimantan,” ucapnya.

Penemuan katak tanduk Kalimantan yang terdistribusi di bagian pegunungan utara Borneo (Sarawak dan Sabah), Malaysia serta pegunungan Meratus yang masuk wilayah Indonesia sangat mengejutkan dan di luar dugaan mengingat kedua lokasi ini terpisah cukup jauh, sekitar 950 kilometer.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
7 hari lalu

Studi di Jepang Teliti Kualitas Udara saat Tembakau Dipanaskan, Ini Hasilnya

26 hari lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

1 bulan lalu

Tanaman Tamanu dari Sulawesi Ternyata Punya Senyawa Bioaktif untuk Kulit, Ini Fakta Ilmiahnya!

2 bulan lalu

"Kalau Berani Laporkan Saja Bonatua?" Jawaban Saya sebagai Peneliti, Bukan sebagai Politisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal