Tanggapi Alasan Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, Andi Arief: Mau Cuci Tangan

Felldy Aslya Utama
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief menanggapi pernyataan Moeldoko menerima tawaran sebagai Ketum Partai Demokrat versi KLB Sumut. (Foto: Okezone)

Andi Arief menyimpulkan pernyataan Moeldoko itu sebagai persiapan apabila Kemenkumham benar-benar menolak pendaftarannya. Dia menyebut, mantan Panglima TNI itu tengah mencari aman.

"Bukan sikap kesatria. Mau mencuri tertangkap basah," katanya.

Diketahui, Moeldoko menerima tawaran Ketua Umum DPP Partai Demokrat versi KLB Sumut setelah dirinya menanyakan sejumlah pertanyaan kepada kader Partai Demokrat yang hadir di forum KLB. Salah satunya terkait penunjukkannya apakah sudah sesuai AD/ART Partai Demokrat.

"Dan semua pertanyaan itu dijawab oleh peserta KLB dengan gemuruh, maka baru saya membuat keputusan," kata Moeldoko dalam keterangannya di unggahan akun instagramnya @dr_moeldoko.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
1 hari lalu

AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang Selamanya, Punya Batas Waktu

1 hari lalu

AHY: Demokrat Bagian Pemerintahan Prabowo, Kita Perjuangkan Keberhasilan Indonesia

3 hari lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

5 hari lalu

AHY di Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal