Tarawih di Rumah, Haedar Nashir: Ini Bukan soal Takut atau Berani Hadapi Corona

Antara
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Setkab).

"Ingat, Nabi hanya satu kali tarawih di masjid. Allah menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan dalam beragama. Kenapa begitu ngotot tarawih berjamaah harus di masjid dalam suasana saat wabah meluas?" ucapnya.

Dia mencontohkan yang terjadi di Amerika Serikat menunjukkan virus corona tidak bisa diremehkan. Di negara maju itu wabah virus corona menyebar luas dengan jumlah orang meninggal cukup tinggi.

Menurutnya, wabah virus corona jangan dianggap sepele. Indonesia dinilai tetap harus waspada dan melakukan pencegahan jangan sampai ada ledakan jumlah pasien positif virus corona.

"Jangan semuanya disikapi seolah normal, karena kondisi saat ini darurat," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Sambut Ramadan, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Berbagi Makanan Bergizi dengan Pemulung di Jaksel

Nasional
2 jam lalu

PBNU Setuju Larangan Sweeping Warung Makan saat Puasa: Semua Saling Menghormati

Nasional
12 jam lalu

MUI soal Potensi Beda Awal Ramadan: Tak Perlu Dibawa kepada Perpecahan

Nasional
13 jam lalu

BGN Larang Makanan Ultra-Proses dan Pedas dalam Menu MBG selama Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal