Teliti Dokumen Publik Gibran, Bonatua Silalahi: Ini Bukan Urusan Personal

Danandaya Arya Putra
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi. (Foto: Danandaya Arya Putra)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menegaskan penelitiannya soal penyertaan ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bukan bertujuan menyerang personal. Dia mengatakan penelitian itu dilakukan untuk kepentingan publik. 

"Karena memang kita enggak ada urusan dengan Pak Gibran secara personal, ya. Kita berurusan dengan Wapres-nya selaku jabatan publik, ya," kata Bonatua di Kantor Komisi Informasi Pusat (KIP) Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Gibran diketahui menempuh pendidikan di luar negeri. Dia lantas menyetarakan ijazahnya melalui Kemendikdasmen dan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai syarat pencalonan pada Pilpres 2024.

Hasil penyertaan ijazah dari luar negeri inilah yang menjadi dasar Bonatua menggugat Kemendikdasmen. Sebab, dokumen yang dianggap Bonatua sebagai informasi publik itu telah diminta ke Kemendikdasmen, namun tidak diberikan.

"Jadi kembali saya tegaskan bahwa saya meneliti bukan personalitinya, saya meneliti publik domainnya, termasuk yang saya teliti adalah dokumen publik yang di-submit beliau untuk menjadi calon calon wakil presiden," ujar dia.

Dalam persidangan, Bonatua menyebut dalil Kemendikdasmen merahasiakan dokumen tersebut gugur. Sebab, dokumen yang dia maksudkan sudah dibuka kepada publik oleh lembaga lain.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
6 jam lalu

Bonatua Menang Gugatan di KIP, KPU Wajib Buka Salinan Ijazah Jokowi ke Publik

Nasional
7 jam lalu

KIP Perintahkan KPU Buka Dokumen Ijazah Jokowi, Bonatua: Ini Kemenangan Publik

Nasional
8 jam lalu

Menangi Sengketa Ijazah Jokowi, Bonatua: KPU Jangan Pakai Duit Rakyat Melawan Publik

Nasional
9 jam lalu

Breaking News: KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal