Terjunkan Tim Manajemen Krisis, Menparekraf Sandiaga Uno Identifikasi Dampak Erupsi Gunung Semeru

Faieq Hidayat
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menerjunkan tim manajemen krisis untuk mengidentifikasi dampak erupsi Gunung Semeru. (Foto Kemenparekraf).

"Jadi akan ada aturan Nataru khusus yang kami tuangkan dalam Surat Edaran, tidak ada penyekatan, dan kegiatannya kita inginkan terfokus pada kegiatan parekraf sesuai dengan protokol kesehatan. Boleh melakukan perjalanan dengan syarat telah tervaksinasi lengkap, untuk yang belum divaksin, maka tidak diperbolehkan melakukan perjalanan," ujarnya. 

Sandiaga juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menambah masa waktu karantina WNA dan WNI pelaku perjalanan dari luar negeri menjadi 10 hari terkait merebaknya virus Covid-19 varian Omicron. Kemenparekraf bersama kementerian/lembaga terkait lainnya terus memantau situasi negara-negara pasar dan akan mengevaluasinya setiap pekan.

"Hingga saat ini, belum ada perubahan kebijakan untuk pembatasan dari 19 negara, hanya memperpanjang waktu karantina untuk meminimalisir Omicron masuk ke Indonesia. Untuk karantina pelaku perjalanan luar negeri diperpanjang menjadi 10 hari, demi mendukung dan belanja di dalam negeri atau #DiIndonesiaAja," ujarnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Strategi Pariwisata Indonesia, Bidik Wisata Bahari dari Yacht hingga Diving

12 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1 Km

13 hari lalu

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1 Km Pagi Ini

13 hari lalu

Dari Old Luxury ke Neo Luxury: Mengapa Sustainability Akan Menentukan Masa Depan Properti Bali?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal