TNI Pastikan Tak Pakai Taktik Bumi Hangus dalam Pembebasan Pilot Susi Air Philip, Ini Alasannya

Ariedwi Satrio
Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan tidak ada penggunaan bom dalam upaya pembebasan Pilot Philip Mehrtens. (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id -TNI memastikan tim satuan tugas (satgas) TNI-Polri tidak menggunakan taktik bumi hangus dalam operasi pembebasan pilot Philip Mehrtens di pedalaman Papua. Pilot Susi Air tersebut disandera KKB Papua sejak 7 Februari 2023.

"Yang dimaksud bumi hangus adalah bom dengan dijatuhkan dari pesawat atau dengan meriam-meriam besar, jika hanya pelontar granat, mereka juga pakai (bukti dari senjata-senjata yang disita Satgas)," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Pertama (Laksma), Julius Widjojono kepada iNews.id, Sabtu (27/5/2023).

"Secara faktual satgas tidak menggunakan Bom, mungkin pilot tersebut mungkin dipaksa untuk menyatakan itu, karena posisi mereka terdesak," sambungnya.

Julius memastikan, bahwa tidak ada penggunaan bom dalam upaya pembebasan Pilot Philip Mehrtens. Ia menduga, KKB Papua dalam kondisi terdesak sehingga menyebarkan narasi lewat Pilot Philip Mehrtens agar tidak ada ancaman berbahaya terhadap mereka.

"Karena kalau pakai bom bekasnya luas, kelihatan banget," pungkasnya. 

Sebelumnya, beredar potongan video Pilot Philip Mehrtens yang disandera KKB Papua meminta kepada TNI-Polri untuk tidak menggunakan bom dalam operasi pembebasan terhadap dirinya. Potongan video tersebut juga direspons oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Eks Anggota Kopassus Dibacok di Cakung Jaktim gegara Masalah Renovasi Rumah

2 hari lalu

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, TNI Siap Tindak Lanjuti Informasi KPK

3 hari lalu

TNI Kerahkan 3 Pesawat Cassa untuk Modifikasi Cuaca di Kalsel, Bawa 2,4 Ton Dry Ice

3 hari lalu

KPK Kirim Surat ke Panglima TNI, Sebut 2 Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal