Varian Baru Omicron Picu Kasus Covid-19 Naik, DPR Dorong Akselerasi Vaksin Booster

Felldy Aslya Utama
DPR mendorong akselerasi vaksinasi kembali dilakukan untuk mengantisipasi naiknya kasus Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi IX DPR yang membidangi urusan kesehatan mengingatkan agar program vaksinasiCovid-19 atau booster dipercepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus menyusul adanya temuan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Dua subvarian virus Covid-19 itu menjadi salah satu pemicu naiknya kasus Covid-19 di beberapa negara belakangan ini.

“DPR meminta ada akselerasi program vaksinasi booster Covid-19. Adanya subvarian baru Omicron harus diantisipasi dengan berbagai kebijakan yang mendukung untuk menghindari gelombang baru kasus Covid-19,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena, Selasa (14/6/2022).

Per Jumat (10/6/2022) lalu, sudah ditemukan 8 kasus subvarian Omicron baru di Indonesia dengan rincian dua orang terinfeksi BA.4 dan sisanya terinfeksi subvarian Omicron BA.5. Pria yang akrab disapa Melki ini pun mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan.

“Kita semua unsur masyarakat maupun pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat desa, kelurahan jangan lengah dan terus mewaspadai potensi kenaikan kasus yang masih mungkin terjadi,” tuturnya.

Tak hanya itu, Melki juga menekankan pentingnya memperkuat testing, tracing, dan treatment (3T). Dia menilai, proses tracing harus dilakukam secara seksama untuk meminimalisasi penyebaran virus.

“Optimalisasi tracing mutlak dilakukan karena kasus subvarian baru Covid-19 yang sudah ditemukan di Indonesia teridentifikasi lewat transmisi lokal, dan sebagian karena imported case. 3T secara masif dan acak dalam periode tertentu tetap perlu dilakukan di berbagai tempat fasilitas publik,” ucapnya.

Kemungkinan penyebaran subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 disebut lebih cepat menyebar dibandingkan BA.1 dan BA.2. Selain itu, orang yang sudah mendapat perlindungan kekebalan yang disebabkan oleh infeksi varian Omicron kemungkinan masih bisa terkena subvarian jenis ini.

“Vaksinasi menjadi kunci. Pemerintah harus mengupayakan semua masyarakat mendapat perlindungan kekebalan lewat vaksin, termasuk booster,” tutur Melki.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tok! RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna Besok, Disahkan Jadi UU

3 hari lalu

Panja Tetapkan 10 Isu Strategis RUU Pemilu, Target Pembahasan Rampung Desember 2026

5 hari lalu

MUI Kritik Anggota DPR Usul Alat Bantu Seks di Lapas Perempuan: Haram Hukumnya!

5 hari lalu

Arrmanatha Nasir Jadi Menlu, DPR Titip Pesan soal Palestina hingga Perlindungan WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal