Suharyanto menegaskan penanganan gempa Flores tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Pemerintah pusat dan daerah bersama TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat harus bergerak bersama mempercepat pemulihan.
“Bencana ini adalah ujian bagi kita semua untuk semakin memperkuat gotong royong. Mari kita fokus pada kebutuhan masyarakat, saling membantu, dan memperkuat koordinasi. Dengan sinergi yang baik, kita optimistis penanganan darurat dan proses pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan semakin cepat,” jelasnya.
Berdasarkan rekapitulasi BNPB, bantuan untuk Kabupaten Manggarai Timur tercatat sebanyak 8.144 unit atau paket barang masuk secara kumulatif. Sementara distribusi keluar mencapai 4.232 unit atau paket.
Untuk kelompok tenda dan shelter, bantuan yang diterima antara lain 545 set tenda keluarga ukuran 4x4 meter, 32 set tenda pengungsi, 16 unit tenda dome, serta 109 lembar terpal. Selain itu, terdapat tiga unit tenda Dinsos dan BUMN yang seluruhnya telah disalurkan.
Pada sektor perlengkapan tidur, bantuan terdiri atas 470 kasur lipat, 100 kelambu, 25 velbed, 410 matras, dan 728 selimut. Sebagian besar bantuan tersebut telah disalurkan kepada masyarakat terdampak.