Wabendum 1 DPP Pemuda Perindo: Jangan Anggap Remeh Bjorka, Pemerintah Wajib Berbenah

Nur Khabibi
Wakil Bendahara Umum (Wabendum) 1 DPP Pemuda Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Iqnal Shalat Sukma. (Foto MPI).

Iqnal meminta pemerintah untuk memberikan sanksi yang tegas kepada penyedia layanan yang mengharuskan menginput data pribadi bagi penggunanya jika terjadi kebocoran data. Dengan begitu, akan menstimulus para penyedia layanan dalam meningkatkan keamanan data base mereka.

"Karena tidak ada punishment, security-nya lemah, dianggap enteng, disepelekan," ujarnya.

Lebih lanjut, Iqnal mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi dalam kasus kebocoran data. Setidaknya waktu dua atau tiga bulan untuk mengganti password-password mereka.

Kemudian, untuk keamanan data, untuk tidak tergoda menggunakan jasa wiFi gratisan. Selanjutnya, selalu mengaktifkan verifikasi dua langkah dalam setiap akun mereka.

"Itu yang membuat hacker-hacker menjadi sedikit susah untuk menjebolnya," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
26 hari lalu

Siap-Siap! Pemerintah Siapkan 5.750 Beasiswa LPDP untuk 2026

Nasional
27 hari lalu

Indonesia Kekurangan 100.000 Dokter, Ini Langkah Pemerintah

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Tegaskan Terbuka Dikritik: Justru Saya Terbantu

Nasional
2 bulan lalu

Seskab Teddy Jawab Tudingan Pemerintah Lambat Tangani Bencana Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal