Wakil Ketua MPR Ingatkan Pemuda Pahami Sejarah Bangsa secara Utuh

Riezky Maulana
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (foto : Dok)

Dia mengatakan bahwa narasi menyesatkan tersebut diperparah dengan kemunculan Kamus Sejarah Indonesia yang disusun Ditjen Kebudayaan Kemendikbud.

Menurut dia, dalam jilid 1 Kamus tersebut yang membahas periode Indonesia dipersiapkan dari tahun 1900-1950, lanjutnya, malah tidak disebutkan peran-peran besar ulama dan umat Islam yang aktif ikut menghadirkan Sumpah Pemuda.

Tetapi justru yang banyak disebutkan oleh kamus tersebut adalah PKI dan tokoh kkomunis. “Jong Islamietn Bond, KH Hasyim Asyari dengan resolusi jihad, KH Mas Mansoer dan KH Wahid Hasyim (BPUPKI), Mr Syafrudin P (dengan PDRI-nya) dan M Natsir (dengan Mosi Integral untuk kembali ke NKRI) tidak disebut," paparnya.

Lebih lanjut, HNW mengatakan padahal dengan pemahaman sejarah yang baik dan utuh tersebut, pemuda termasuk mendapatkan keteladanan dan kebanggaan atas perjuangan para tokoh bangsa. 

Tujuannya agar Indonesia dan cita-cita kemerdekaan dan reformasi dapat terus diwujudkan dan diwariskan kepada generasi berikut, mensukseskan Indonesia Emas Tahun 2045.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danrem Cekcok dengan Marshal Jogja Marathon gegara Ajudan Tak Pakai BIB, Kadispenad: Kesalahpahaman

57 tahun lalu

Viral Ajudan Danrem Tak Pakai BIB Dikeluarkan Marshal saat Jogja Marathon, TNI AD Buka Suara

57 tahun lalu

Kolonel Achmad Fikri Dalimunthe Jadi Prajurit TNI Pertama yang Lulus RJNDC Yordania

57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal