Wakil Ketua MPR: Sebagai Pembantu Presiden, Menag Pikirannya Harus Kebangsaan Bukan Golongan

Widya Michella
Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Foto: Aditya Pratama).

Dia mengingatkan, Kemenag merupakan instrumen negara untuk mengayomi dan memastikan kehidupan beragama di Indonesia berjalan baik. Bahkan, kata dia kalau menyebut Kemenag didirikan untuk umat Islam saja itu juga keliru jika dilihat dari pikiran kebangsaan. 

Apalagi, lanjut dia mengatakan Kemenag spesifik didirikan sebagai hadiah untuk NU. "Ini pendapat saya tentang ramai-ramai pernyataan Menag Yaqut bahwa Kemeng adalah hadiah untuk NU. Menurut hemat saya, sebagai pembantu Presiden, Menag pikirannya harus pikiran kebangsaan, harus untuk bangsa, bukan golongan tertentu," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Petinggi PBNU Bantah Terima Duit Kasus Kuota Haji, KPK: Kami Punya Bukti

Nasional
7 hari lalu

Dalami Kasus Yaqut, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU

Nasional
7 hari lalu

Gus Yaqut jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, DPR: Siapa pun yang Terlibat Harus Tanggung Jawab!

Nasional
9 hari lalu

Menag Ungkap Pesantren Masih Kekurangan Guru Tahfidz Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal