Wapres Ma'ruf Amin Soal Korban TPPO: PMI Ilegal Sulit Dimonitor

Binti Mufarida
Wapres Ma"ruf Amin mengakui bahwa PMI ilegal akan sulit dimonitor oleh pemerintah. (Foto: BPMI Setwapres)

Wapres pun mengharapkan agar WNI yang saat ini berada di Uzbekistan diperhatikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tashkent (KBRI Tashkent). 

“Mudah-mudahan disini tidak ada, tolong ini diperhatikan jangan sampai ada. Nah yang legal ini juga harus diperhatikan harus ada sesuai dengan perjanjian yang dibuat. Mohon dilindungi Pak Dubes di sini.”

Sebelumnya, Wapres dalam keterangannya usai kunjungan kerja di Kepulauan Riau, Kamis (8/6), telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md, termasuk Kepolisian melakukan pengawasan ketat untuk mencegah adanya PMI ilegal.

“Karena itu, Menko Polhukam termasuk Kepolisian melakukan pengawasan yang ketat untuk menekan jangan sampai terjadi (perdagangan orang) sehingga tidak lagi ada korban,” tandasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, 41 Lainnya Tunggu Evakuasi

13 hari lalu

Imigrasi Tunda Keberangkatan 8.287 WNI Sepanjang 2026, Cegah Perdagangan Orang

17 hari lalu

Polri Tangkap Buronan yang Jual WNI ke Kamboja, Diciduk saat Mendarat di Soetta

6 bulan lalu

Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan ke RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal