"Sehubungan dengan telah meninggal dunianya Alm Bapak Bambang Hartono yang merupakan pemegang saham dari PT Dwimuria Investama Andalan (PT DIA) yang juga merupakan Pemegang Saham Pengendali Terakhir Perseroan maka terdapat perubahan pemegang saham pengendali PT DIA," tulis BCA dalam keterbukaan informasi BEI.
Dalam keterbukaan informasi tersebut dijelaskan bahwa PT DIA sebelumnya dikendalikan oleh Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. Setelah Michael Bambang Hartono meninggal dunia, PT DIA kini hanya dikendalikan oleh Robert Budi Hartono, sementara porsi kepemilikannya tetap sebesar 51 persen dari modal ditempatkan dan disetor PT DIA.
"Sehubungan dengan perubahan pemegang saham pengendali dari PT DIA yang juga merupakan Pemegang Saham Pengendali Terakhir Perseroan tersebut, pada tanggal 30 Juli 2026 Perseroan telah menerima Surat OJK No. SR-21/PB.333/2026 tertanggal 29 Juli 2026 perihal Struktur Kepemilikan Akhir PT Bank Central Asia Tbk ("Surat OJK"), yang pada pokoknya menginformasikan kepada Perseroan bahwa perubahan struktur kepemilikan akhir Perseroan telah dicatat dalam administrasi pengawasan OJK dimana Bapak Robert Budi Hartono merupakan Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) dari Perseroan," papar BCA dalam keterbukaan informasi.